Tenaga kerja, Indonesia, riwayatmu kini


Melihat hingar bingar keterkejutan segenap anak bangsa akan nasib TKI di Luar Negeri sungguh memperlihatkan kebersamaan yang luar biasa akan nasib saudara-saudara sebangsa dan sekaligus memperlihatkan kelemahan bangsa kita sendiri.

Bagaimana tidak, Ruyati tanpa berita dan cerita dipancung begitu saja tanpa sepengetahuan Pemerintah Indonesia dengan alasan ke alpaan Pemerintah Arab Saudi.

Ini bukan mempertentangkan hukum Islam tentang pancung, tidak, karena itu memiliki pembahasan tersendiri, apalagi mempertanyakan Islam sebagai agama. Ini persoalan lain. Kedudukan kita sebagai Bangsa yang Besar bernama Indonesia diliat sebelah mata oleh bangsa lain.

Dimana posisi kita sekarang dibandingkan dengan Arab Saudi?

Apakah Indonesia yang lebih membutuhkan TKI dengan devisanya ataukan Arab Saudi dengan TKI-nya?

Coba kita perhatikan baik-baik. Soft moratorium pengiriman TKI ke arab saudi telah ada dari tanggal 1 Januari 2011, namun kenyataannya kebutuhan bangsa kita akan pengiriman TKI ke luar negeri memperlihatkan bagaimana lemahnya pemerintah dalam memperhatikan rakyat sehingga selalu mengulur waktu pelaksanaan moratorium. Hingga sampai puncaknya pada kasus Ruyati.

Lempar tanggung jawab terjadi di antara Pejabat yang seharusnya bertanggungjawab atas lalainya penanganan Ruyati, sehingga Pemerintah Indonesia merencanakan mulai 1 Agustus menghentikan pengiriman TKI ke Arab Saudi.

Apakah itu memperlihatkan kekuatan kita sebagai bangsa besar? ternyata tidak. Arab Saudi jauh lebih kuat dan lebih berani kepada Indonesia. Ini dibuktikan dengan reaksi Arab Saudi yang mungkin tidak terima dengan pernyataan-pernyataan pejabat Pemerintah Indonesia yang meminta agar mereka meminta maaf atas kasus yang menimpa Ruyati. Reaki merek yang jauh lebih berani dengan secara tegas menghentikan menerima TKI dari Indonesia mulai 2 Juli 2011.

Bagaimana, siapakah yang rugi? Tentu rugi tidak hanya dari dilihat dari sisi devisa negara, namun juga  martabat Indonesia sebagai bangsa yang besar.

Jadi pertanyaan utamanya,  Indonesia ataukah Arab Saudi yang butuh TKI?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s