Nasib Islamic Solidarity Games (ISG) ke-3 di Riau


Beberapa hari belakangan, media-media di Provinsi Riau tidak lepas dari berita Keputusan Menpora Roy Suryo yang membatalkan Pelaksanaan Islamic Solidarity Game (ISG) ke-3 yang rencananya akan dilaksanakan di Riau.

Pelaksanaan PON terakhir di Riau memang masih menyisakan masalah dimana dua arena disegel oleh Kontraktor (salah satunya Main Stadium yang megah dan mahal itu) lantaran Pemerintah Provinsi masih nunggak Rp. 200 miliar. Tentu uang sebanyak tidak akan bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Dan pelaksanaan ISG juga bentrok dengan Pilkada Gubernur Riau jika dilakukan di Bulan September 2013.

Kontra di antara para pejabat dan tokoh-tokoh Riau tidak terelakkan. Sebut saja Anggota DPD asal Riau Muhammad Gozali, Lc mengatakan “Menpora telah injak Marwah Riau“. Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Riau Noverius menyalahkanpejabat daerah yang lebih mementingkan pemilihan gubernur (diantaranya Syamsurizal Ketua Panitia Daerah ISG mantan Bupati Bengkalis yang juga Itwasda Prov. Riau yang sedang sibuk menggalang dukungan untuk maju sebagai Gubernur).

Bahkan Syamsurizal sendiri mengatakan “Mempora pembohong“, namun akhirnya pernyataan tersebut ia  tarik  kembali setelah diancam dipidanakan dan ia akhirnya menyampaikan permohonan maaf tertulis kepada Menpora.

Belum lagi tidak harmonisnya Pemprov Riau dengan Kota Pekanbaru sebagai tuan Rumah imbas dari Pilkada Kota Pekanbaru sebelumnya. Hingga status tersangka Gubernur Riau sebagai Ketua ISG oleh KPK.

Gubernur Rusli Zainal mungkin sangat terpukul, seperti yang dikatakannya di media beberapa hari lalu bahwa statusnya sebagai tersangka seharusnya tidak dipermasalahkan karena Pemprov Riau adalah sebuah sistem bukan pribadinya.

Kabar bahwa akan dilaksanakan Demo mulai di rencanakan, tujuh ribu masa akan melakukan Demo menentang keputusan Roy Suryo tersebut.

Saya sendiri sebagai warga Riau, sebetulnya ikut kecewa dengan keputusan Roy Suryo membatalkan ISG di Riau. Boleh saja inftrasturkur belum siap, atau beberapa kendala-kendala lainnya yang masih begitu banyak, namun membatalkan dengan sepihak tanpa solusi bagi Riau tentu masalah lain.

Berilah solusi misalnya dengan Pelaksanaan ISG dilaksanakan di dua tempat mungkin Jakarta dan Riau atau minimal menunda pelaksanaan ISG sampai Riau benar-benar Siap melaksanakannya.

Ini mungkin sebagai pelajaran bagi elit-elit Pejabat Riau untuk mengesampingkan egonya masing-masing agar hal-hal seperti ini tidak terulang kembali dan agar uang rakyat dari APBD yang sudah dikeluarkan untuk proses persiapan ISG tidak terbuang begitu saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s